BerandaHome / Tentang Kami

Tentang KamiAbout Us

Darah Untuk Aceh (DUA) adalah wadah perkumpulan pendonor darah sukarela dan tetap yang berdomisili di Aceh, resmi dibentuk pada 24 April 2012. Komunitas ini bermula dari relawan pencinta lingkungan yang peduli pada kegiatan sosial seperti donor darah. Karena ketersediaan darah di PMI sangat minim, para relawan membentuk komunitas ini, yang kemudian dilegalkan dengan akta notaris Lila Triana, SH, Nomor 26, tanggal 18 Mei 2012 di Banda Aceh.

Sejak 26 April 2016, lembaga ini menjadi Yayasan Darah Untuk Aceh (YDUA) yang disetujui Menteri Hukum dan HAM RI.

Fokus kami

YDUA mendukung penderita thalassemia dengan tagline “We Care, We Inform, We Spread Love”. Kami berupaya memenuhi kebutuhan darah penderita thalassemia di Aceh dengan mengajak masyarakat menjadi anggota sukarela yang siap mendonorkan darah, serta mengampanyekan pentingnya donor darah bagi kesehatan pendonor dan keselamatan penerima transfusi.

Provinsi Aceh memiliki penderita thalassemia tertinggi secara nasional, yaitu 13,5% dari populasi (Depkes 2010). Karena itu YDUA berfokus pada program #10for1Thalassemia, di samping membantu kebutuhan darah lainnya.

Divisi Rumah Kita

Setelah beberapa tahun bergerak di bidang donor darah dan pendampingan thalassemia, YDUA memiliki divisi mandiri, Rumah Kita, yang menyediakan rumah tinggal sementara bagi pasien anak dengan penyakit non-infeksi yang berobat di RSUDZA.

Capaian

  • Mengubah kebijakan, baik di rumah sakit maupun di pemerintah.
  • Mendorong perubahan kebijakan dan SOP yang lebih baik bagi anak dengan thalassemia.

Darah Untuk Aceh (DUA) is an association of voluntary and regular blood donors based in Aceh, formally established on 24 April 2012. It began as a group of environmental volunteers who cared about social work such as blood donation. Because blood supplies at the Indonesian Red Cross (PMI) were very limited, they formed this community, legalised by deed No. 26 of notary Lila Triana, SH, dated 18 May 2012 in Banda Aceh.

Since 26 April 2016 it has been Yayasan Darah Untuk Aceh (YDUA), approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia.

Our focus

YDUA supports people with thalassemia under the tagline “We Care, We Inform, We Spread Love”. We work to meet the blood needs of people with thalassemia in Aceh by inviting people to become voluntary members ready to donate blood, and by campaigning for the importance of blood donation for donor health and the safety of transfusion recipients.

Aceh has the highest national prevalence of thalassemia, at 13.5% of the population (Depkes 2010). YDUA therefore focuses on the #10for1Thalassemia programme, alongside helping with other blood needs.

Rumah Kita Division

After several years of work in blood donation and thalassemia support, YDUA set up an independent division, Rumah Kita, providing temporary housing for child patients with non-infectious diseases who are treated at RSUDZA.

Achievements

  • Changed policies, both in hospitals and in government.
  • Pushed for better policies and SOPs for children with thalassemia.